Tuesday, April 30, 2013

MODEL DAN METODE TEKNIK MMT DALAM ANPOTWILIL


 1. Pengertian MMT

 MODEL : Representasi system nyata dalam bentuk yang lebih sederhana, untuk tujuan MENJELASKAN, MEDESKRIPSIKAN, MENGGAMBARAKAN, MEMPREDIKSIKAN. (kita misalnya melihat sebuah lahan, benda atau keadaan alam, maka tentunya kita sudah memprediksi potensi wilayah tersebut beadasrkan cuacanya. Contohnya adalah jika suatu lahan dapat ditumbuhi tumbuhan jangka pendek maka lahan tersebut maka termasuk lahan yang subur. Tator memiliki sumber air yang baik, namun wilayahnya berbukit-bukit sehingga tidak memaksimalkan pertanian)

METODE : Merupakan penjabaran dari pendekatan yang merupakan Prosedur tertentu yang difokuskan pada PENCAPAIAN TUJUAN.

TEKNIK : Suatu cara konkret untuk penyelesaian suatu masalah yang spesifik secara aplikatif, nyata, praktis dan replikatif. TEKNIK : Dapat juga dikatakan dengan cara yang dilakukan seseorang dalam rangka MENGIMPLEMENTASIKAN suatu metode. (contohnya adalah tenik dalam memberdayakan masyarakat, dengan  memberikan pelatihan keterampilan seperti jahit menjahit yang nantinya dapat mensejahterakan masyarakat)

2. MMT Pada Aspek Fisik

MODEL GRAVITASI : penelitian carey dan reveinstein (abad 19) menemukan jumlah imigran yang masuk kota dipengaruhi :
a.     Besarnya jumlah pendudukan kota yang didatangi
b.    Besarnya jumlah penduduk tempat asal imigran (berkaitan dengan tersedianya lapangan pekerjaan di kota yang dituju)
c.    Jarak antara kota asal dengan kota yang dituju (berkaitan dengan jarak yang dekat, cepat, aman, dan tersedianya sarana transportasi) KATERKAITAN tersebut mengikuti hukum GRAVITASI NEWTON (Sir Isaac Newton) : 2 massa yang berdekatan akan saling tarik MENARIK DAN DAYA TARIK masing-masing massa adalah sebanding dengan BOBOTNYA (Tarigan, 2005)

MODEL GRAVITASI : model yang paling banyak digunakan untuk melihat besarnya daya tarik  suatu potensi yang berada pada suatu wilayah atau lokasi > mendorong berbagai kegiatan lain untuk berlokasi di dekat kegiatan yang telah adaMODEL GRAVITASI : Sering digunakan untuk MELIHAT KAITAN potensi suatu wilayah dan BERSARNYA WILAYAH PENGARUH dan potensi tersebut. Dalam PERENCANAAN WILAYAH : model gravitasi sering dijadikan alat untuk MELIHAT apakah lokasi berbagai fasilitas umum telah berada pada tempat yang benar. PERENCANAAN PEMBANGUNAN FASILITAS BARU : model gravitasi dapat DIGUNAKAN UNTUK MENENTUKAN LOKASI YANG OPTIMAL > Lokasi Optimal > fasilitas akan digunakan sesuai dengan kapasitasnya.

Tarigan (2005) : INTERKASI 2 KOTA DITENTUKAN BEBERAPA FAKTOR
a.     Besarnya ke 2 (dua) Kota sering diukur dari jumlah penduduk karena sangat terkait langsung dengan berbagai ukuran lain yang digunakan :
1)     Banyaknya lapangan pekerjaan
2)     Total pendapatan
3)     Mudah mendapatkan data

b.    JARAK antara ke 2 (dua) kota yang mempengaruhi keinginan orang untuk berpegian karena untuk menempuh jarak dibutuhkan : WAKTU, TENAGA, DAN BIAYA > makin JAUH jarak antara 2 lokasi > makin RENDAH keinginan orang untuk berpegian

MODEL REGRESI LINIER :

a.  Digunakan pada hampir semua aspek, karan pada dasarnya model ini MENGHUBUNGKAN 2 atau lebih VARIABEL dalam aspek apa saja, sehingga pemakaiannya sangat jelas
b.    Sering digunakan dalam MERAMALKAN kondisi kedepan tentang kecenderungan sebuah variabel :
1)     Pertambahan jumlah penduduk
2)     Pertumbuhan ekonomi
3)     Kecenderungan selera atau perilaku masyarakat

0 comments:

Post a Comment

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More