Saturday, May 25, 2013

MODEL-MODEL PERENCANAAN PARTISIPATIF

  
1.   Menurut Inners dan Boylher
a.     Model teknis
Perencanaan  merupakan penilaian yang merupakan alternative terbaik untuk mencapai tujuan. Pengembangan analisis komperatif dan proyeksi-proyeksi, pembutan berbagai rekomendasi kepada pengembalian keputusan mengenai tindakan apa yang harus diikuti yang bedasarkan pada informasi dan kemudian menilai dampak kebijakan dan menyarankan  perubahan.
Semua alternative dipertimbangkan dan semua informasi penting dikumpulkan dan dinilai. Hal ini bertujuan untuk melibatkan informasi yang objektif dan ilmiah dan dengan demikian biasanya tergantung pada data kuantitatif informasi pemecahan dan metode-metode penelitian yang serupa.
Para pembuat perencanaan dalam model ini cenderung menganggap keterlibatan masyarakat sebagai sesuatu yang harus mereka lakukan untuk memenuhi persyaratan hukum.

b.    Model Pengaruh Politik
Dalam model ini para perencana memilih apa yang masuk ke dalam rencana tersebut bedasarkan pada apa yang diinginkan oleh konstituen yang berbeda. Para pembuat rencana ini sering kali merupakan badan atau pejabat terpilih dan bahkan perencana terlatih, meskipun beberapa perencana professional ada juga yang menggunakan  model ini,
Ø  Proyek-proyek yang diinginkan oleh actor politik yang mempunyai peran penting
Ø  Penentu  yang bekerja dengan semua orang yang ada dibelakan layar
Ø  Orang yang berpartisipasi dalam ini merupakan orang yang berpengaruh karena masing-masing memiliki pendukung sendiri-sendiri
Ø  Bekerja  dibelakang layar, bagi para penentu membuat kesepakatan dengan setiap pemain yang mempunyai kekuatan

c.     Model Gerak Sosial
Sebuah model perencanaan ini sangat sering muncul dalam menanggapi ketidakmampuan dari beberapa kepentingan atau dari sejumlah besar warga untk mendapatkan suatu dengar pendapat atau dimasukan kedalam perencanaan atau proes pengambilan keputusan.
Ø  Initinya adalah bahwa individu-individu dan kelompok-kelompok yang telah berada dalam struktur kekuasaan bergabung bersama-sama untuk beberapa tujuan umum karena satu-satunya cara dimana mereka dapat mempunyai pengaruh dengan menggunakan jumlah mereka
Ø  Pandangan idealis tentang bagaimana seharusnya
Ø  Gerakan mengembangkan argumennya sendiri dalam menganalisis
Ø  Partisipasi masyarakat dalam model ini akan kabur oleh gerakan itu sendiri
Ø  Gerakan social harus dibatasi dalam ruang lingkup dan keragaman peserta karena gerakan-gerakan social tidak bias bertahan jika tidak beragam

d.    Model Kolaboratif
Gagasan penting merupakan perencanaan yang dilakukan dengan tetap maka diantara mereka yang memiliki kepentingan akan hasil dialog tersebut atau stakeholder.
Agar berhasil :
Ø  Berbagai kepentingan harus dilibatkan
Ø  Dialog harus otentik. Maksudnya mampu mengatakan yang sejujurnya dan dapat dimengerti oleh satu dengan yang lainnya. Yang dikatakan harus akurat dan yang mengatakan harus berasal dari ahli yang sah dari suatu stakeholder.
Ø  Mengembangkan misi dan tujuan, rancangan kepentingan-kepentingan mereka.

0 comments:

Post a Comment

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More